Bisnis Event Organizer Rina Gunawan, Artis yang senang bekerja di belakang layar Keberhasilan sebuah acara acapkali banyak tergantung pada kemampuan para event organizer (EO) yang mengatur jalannya acara tersebut. Hal inilah yang dialami oleh Rina Gunawan, seorang Artis yang karena kesuksesannya mengurusi segala kebutuhan diacara ulang tahun buah hati penyanyi terkenal Krisdayanti – Anang Hermansyah, Perusahan event organizer-nya mulai di lirih klien lain. Apa kendala dan tnagan yang di hadapi rina di lapangan dan bagaimana prospek bisnis ini kedepan? Lama sebelum menjadi presenter yang terkenal, Rina Gunawan telah lama berkecimpung di dunia Event Organizer. Pada tahun 1992, pada waktu ia masih kuliah di Universitas Pancasila, Jakarta, Rina sering melihat banyak teman kuliah adiknya yang menjadikan rumah mereka di Bandung sebagai base camp pertemuan mereka. Kemudian Ria berfikir bagaimana supaya pertemuan adiknya dan teman-temannya tersebut menimbukan aktivitas kegiatan yang positif. darisanalah ia kemudian mengajak adiknya kesetiap event untuk mengisi acara, misalnya acapella. Dan dari kegiatan itulah kemudian Rina mendapat inspirasi untuk mengembangkan jasa Event Organizer. Pada tahun 2000, Rina dipercaya perayaan Ultah putri Krisdayanti, rekannya sesama artis. Dan pada thaun itu pula, Rina bersama dengan adiknya mulai serius dan fokus menggarap bisnis jasa EO yang dipusatkan di Jakarta. Hanya saja pada waktu itu, mereka baru menangani acara-acara seperti launching produk suatu perusahaan atau mempromosikan suatu produk di beberapa mal. Event Organizer mereka di beri nama “19 hn” yang inspirasinya diambil dari nomor rumah (19) dan ‘hn’ adalah singkatan dari Jalan Haji Nawi Raya. Berbeda dengan perusahaan induknya yang bergerak dibidang advertising, usaha yang dimotori oleh Rina dan suami ini lebih memfokuskan diri pada penyelenggaraan paket huburan. Selain itu, “19 hn” juga menghendel dan menangani penyelenggaraan sebuah acara. “Awalnya kerjaan itu memang lebih ke side job aku, karena saat itu aku masih menjadi MC. Tapimulai tahun 2000, aku benar-benar fokus di ushaa EO ini,” ujar Rina yang saat ini lebih menyukai bekerja dibelakang layar atau bekerja dilapangan tanpa harus berhadapan langsung dengan kamera. Bahkan event organizer miliknya pernah terlibat dalam penggarapan acara Anda Meminta Kami Memutar (AMKM), On Air yang keduanya ditayangkan oleh TPI, Campur-campur Live with Aming yang ditayangkan di ANTV, dan program Talk Show bertajuk Ruming (Rumpi Rina sama Aming) yang ditayangkan di Tv7. dan tentu saja dengan Rina sebagai presenternya. Apalagi setelah sukses menjadi EO yang menangani pernikahan Eko patrio dan Viona, permintaan klien untuk acara serupa semakin bertambah. Belum lagi kesuksesan “19 hn” yang bekerja sama dengan Event organizer luar negeri dalam menghadirkan band Peterpan di Brunei darussalam pada beberapa tahun lalu. Tentu saja, semua ini semakin membuat bisnisnya berkembang sampai saat ini. Tidak hanya itu, Rina Gunawan juga melebarkan sayap bisnisnya dengan memberikan service acara kids party untuk luar daerah, misalnya di kota Bandung. “Bisnis ini sangat menjanjikan, apalagi untuk kids party dan weddingnya. Tiap bulan pasti ada saja yang ulang tahun dan menikah” ujar Rina. Ia pun mengakui, bahwa kadangkala dalam bisnis jasa seperti ini, sesama EO sering main sikut, tetapi hal seperti in tidak mempengaruhi kinerja Rina beserta teamnya. Ia lebih berkeyakinan dan pasrah pada rejeki yang sduah ditentukan. Toh kalaupun rejeki itu sudah menjadi hak-nya, pasti ia yang akan mendapatkan proyek tersebut, begitu prinsipnya. Dalam perjalanan bisnisnya dibidang event organizer (EO), tentu Rina terkadang pula menghadapi masalah dan kendala. Bahkan pada waktu memulai bisnis ini, Rina seringkali kaget jika menerima komplain dari Klien, bahkan ada klien yang mengumpat dengan kata-kata yang tidak pantas. Ini lah salah satu kendala dibisnis ini. Dan seringkali pula karyawannya sering menangis karena sakit hati dimarahi oleh klien yang baru mereka kenal. Untuk mengatasi hal tersebut, Rina selalu menekankan bahwa mereka bekerja di bidang jasa, mereka harus mempunyai jantung sebanyak 5 buah, yang siap untuk marahi, dicaci maki dan selalu tersenyum dan mengakui kesalahan mereka, walaupun sebenarnya mereka tidak merasa bersalah. “Tapi kalau memang ingin maju dan berkembang, kita harus dapat mengatasi hal seperti itu, sama halnya dengan rumah tangga. Kita harus menikmati manis dan pahitnya di bisnis ini” ujar Rina yang selalu memutar profit yang didapatnya untuk kemajuan perusahaan.Keberhasilan sebuah acara acapkali banyak tergantung pada kemampuan para event organizer (EO) yang mengatur jalannya acara tersebut. Hal inilah yang dialami oleh Rina Gunawan, seorang Artis yang karena kesuksesannya mengurusi segala kebutuhan diacara ulang tahun buah hati penyanyi terkenal Krisdayanti – Anang Hermansyah, Perusahan event organizer-nya mulai di lirih klien lain. Apa kendala dan tnagan yang di hadapi rina di lapangan dan bagaimana prospek bisnis ini kedepan? Lama sebelum menjadi presenter yang terkenal, Rina Gunawan telah lama berkecimpung di dunia Event Organizer. Pada tahun 1992, pada waktu ia masih kuliah di Universitas Pancasila, Jakarta, Rina sering melihat banyak teman kuliah adiknya yang menjadikan rumah mereka di Bandung sebagai base camp pertemuan mereka. Kemudian Ria berfikir bagaimana supaya pertemuan adiknya dan teman-temannya tersebut menimbukan aktivitas kegiatan yang positif. darisanalah ia kemudian mengajak adiknya kesetiap event untuk mengisi acara, misalnya acapella. Dan dari kegiatan itulah kemudian Rina mendapat inspirasi untuk mengembangkan jasa Event Organizer. Pada tahun 2000, Rina dipercaya perayaan Ultah putri Krisdayanti, rekannya sesama artis. Dan pada thaun itu pula, Rina bersama dengan adiknya mulai serius dan fokus menggarap bisnis jasa EO yang dipusatkan di Jakarta. Hanya saja pada waktu itu, mereka baru menangani acara-acara seperti launching produk suatu perusahaan atau mempromosikan suatu produk di beberapa mal. Event Organizer mereka di beri nama “19 hn” yang inspirasinya diambil dari nomor rumah (19) dan ‘hn’ adalah singkatan dari Jalan Haji Nawi Raya. Berbeda dengan perusahaan induknya yang bergerak dibidang advertising, usaha yang dimotori oleh Rina dan suami ini lebih memfokuskan diri pada penyelenggaraan paket huburan. Selain itu, “19 hn” juga menghendel dan menangani penyelenggaraan sebuah acara. “Awalnya kerjaan itu memang lebih ke side job aku, karena saat itu aku masih menjadi MC. Tapimulai tahun 2000, aku benar-benar fokus di ushaa EO ini,” ujar Rina yang saat ini lebih menyukai bekerja dibelakang layar atau bekerja dilapangan tanpa harus berhadapan langsung dengan kamera. Bahkan event organizer miliknya pernah terlibat dalam penggarapan acara Anda Meminta Kami Memutar (AMKM), On Air yang keduanya ditayangkan oleh TPI, Campur-campur Live with Aming yang ditayangkan di ANTV, dan program Talk Show bertajuk Ruming (Rumpi Rina sama Aming) yang ditayangkan di Tv7. dan tentu saja dengan Rina sebagai presenternya. Apalagi setelah sukses menjadi EO yang menangani pernikahan Eko patrio dan Viona, permintaan klien untuk acara serupa semakin bertambah. Belum lagi kesuksesan “19 hn” yang bekerja sama dengan Event organizer luar negeri dalam menghadirkan band Peterpan di Brunei darussalam pada beberapa tahun lalu. Tentu saja, semua ini semakin membuat bisnisnya berkembang sampai saat ini. Tidak hanya itu, Rina Gunawan juga melebarkan sayap bisnisnya dengan memberikan service acara kids party untuk luar daerah, misalnya di kota Bandung. “Bisnis ini sangat menjanjikan, apalagi untuk kids party dan weddingnya. Tiap bulan pasti ada saja yang ulang tahun dan menikah” ujar Rina. Ia pun mengakui, bahwa kadangkala dalam bisnis jasa seperti ini, sesama EO sering main sikut, tetapi hal seperti in tidak mempengaruhi kinerja Rina beserta teamnya. Ia lebih berkeyakinan dan pasrah pada rejeki yang sduah ditentukan. Toh kalaupun rejeki itu sudah menjadi hak-nya, pasti ia yang akan mendapatkan proyek tersebut, begitu prinsipnya. Dalam perjalanan bisnisnya dibidang event organizer (EO), tentu Rina terkadang pula menghadapi masalah dan kendala. Bahkan pada waktu memulai bisnis ini, Rina seringkali kaget jika menerima komplain dari Klien, bahkan ada klien yang mengumpat dengan kata-kata yang tidak pantas. Ini lah salah satu kendala dibisnis ini. Dan seringkali pula karyawannya sering menangis karena sakit hati dimarahi oleh klien yang baru mereka kenal. Untuk mengatasi hal tersebut, Rina selalu menekankan bahwa mereka bekerja di bidang jasa, mereka harus mempunyai jantung sebanyak 5 buah, yang siap untuk marahi, dicaci maki dan selalu tersenyum dan mengakui kesalahan mereka, walaupun sebenarnya mereka tidak merasa bersalah. “Tapi kalau memang ingin maju dan berkembang, kita harus dapat mengatasi hal seperti itu, sama halnya dengan rumah tangga. Kita harus menikmati manis dan pahitnya di bisnis ini” ujar Rina yang selalu memutar profit yang didapatnya untuk kemajuan perusahaan.

Keberhasilan sebuah acara acapkali banyak tergantung pada kemampuan para event organizer (EO) yang mengatur jalannya acara tersebut. Hal inilah yang dialami oleh Rina Gunawan, seorang Artis yang karena kesuksesannya mengurusi segala kebutuhan diacara ulang tahun buah hati penyanyi terkenal Krisdayanti – Anang Hermansyah, Perusahan event organizer-nya mulai di lirih klien lain. Apa kendala dan tnagan yang di hadapi rina di lapangan dan bagaimana prospek bisnis ini kedepan?

Lama sebelum menjadi presenter yang terkenal, Rina Gunawan telah lama berkecimpung di dunia Event Organizer. Pada tahun 1992, pada waktu ia masih kuliah di Universitas Pancasila, Jakarta, Rina sering melihat banyak teman kuliah adiknya yang menjadikan rumah mereka di Bandung sebagai base camp pertemuan mereka. Kemudian Ria berfikir bagaimana supaya pertemuan adiknya dan teman-temannya tersebut menimbukan aktivitas kegiatan yang positif. darisanalah ia kemudian mengajak adiknya kesetiap event untuk mengisi acara, misalnya acapella. Dan dari kegiatan itulah kemudian Rina mendapat inspirasi untuk mengembangkan jasa Event Organizer.

Pada tahun 2000, Rina dipercaya perayaan Ultah putri Krisdayanti, rekannya sesama artis. Dan pada thaun itu pula, Rina bersama dengan adiknya mulai serius dan fokus menggarap bisnis jasa EO yang dipusatkan di Jakarta. Hanya saja pada waktu itu, mereka baru menangani acara-acara seperti launching produk suatu perusahaan atau mempromosikan suatu produk di beberapa mal.

Event Organizer mereka di beri nama “19 hn” yang inspirasinya diambil dari nomor rumah (19) dan ‘hn’ adalah singkatan dari Jalan Haji Nawi Raya. Berbeda dengan perusahaan induknya yang bergerak dibidang advertising, usaha yang dimotori oleh Rina dan suami ini lebih memfokuskan diri pada penyelenggaraan paket huburan. Selain itu, “19 hn” juga menghendel dan menangani penyelenggaraan sebuah acara.

Awalnya kerjaan itu memang lebih ke side job aku, karena saat itu aku masih menjadi MC. Tapimulai tahun 2000, aku benar-benar fokus di ushaa EO ini,” ujar Rina yang saat ini lebih menyukai bekerja dibelakang layar atau bekerja dilapangan tanpa harus berhadapan langsung dengan kamera. Bahkan event organizer miliknya pernah terlibat dalam penggarapan acara Anda Meminta Kami Memutar (AMKM), On Air yang keduanya ditayangkan oleh TPI, Campur-campur Live with Aming yang ditayangkan di ANTV, dan program Talk Show bertajuk Ruming (Rumpi Rina sama Aming) yang ditayangkan di Tv7. dan tentu saja dengan Rina sebagai presenternya.

Apalagi setelah sukses menjadi EO yang menangani pernikahan Eko patrio dan Viona, permintaan klien untuk acara serupa semakin bertambah. Belum lagi kesuksesan “19 hn” yang bekerja sama dengan Event organizer luar negeri dalam menghadirkan band Peterpan di Brunei darussalam pada beberapa tahun lalu. Tentu saja, semua ini semakin membuat bisnisnya berkembang sampai saat ini.

Tidak hanya itu, Rina Gunawan juga melebarkan sayap bisnisnya dengan memberikan service acara kids party untuk luar daerah, misalnya di kota Bandung. “Bisnis ini sangat menjanjikan, apalagi untuk kids party dan weddingnya. Tiap bulan pasti ada saja yang ulang tahun dan menikah” ujar Rina.

Ia pun mengakui, bahwa kadangkala dalam bisnis jasa seperti ini, sesama EO sering main sikut, tetapi hal seperti in tidak mempengaruhi kinerja Rina beserta teamnya. Ia lebih berkeyakinan dan pasrah pada rejeki yang sduah ditentukan. Toh kalaupun rejeki itu sudah menjadi hak-nya, pasti ia yang akan mendapatkan proyek tersebut, begitu prinsipnya.

Dalam perjalanan bisnisnya dibidang event organizer (EO), tentu Rina terkadang pula menghadapi masalah dan kendala. Bahkan pada waktu memulai bisnis ini, Rina seringkali kaget jika menerima komplain dari Klien, bahkan ada klien yang mengumpat dengan kata-kata yang tidak pantas. Ini lah salah satu kendala dibisnis ini. Dan seringkali pula karyawannya sering menangis karena sakit hati dimarahi oleh klien yang baru mereka kenal.

Untuk mengatasi hal tersebut, Rina selalu menekankan bahwa mereka bekerja di bidang jasa, mereka harus mempunyai jantung sebanyak 5 buah, yang siap untuk marahi, dicaci maki dan selalu tersenyum dan mengakui kesalahan mereka, walaupun sebenarnya mereka tidak merasa bersalah. “Tapi kalau memang ingin maju dan berkembang, kita harus dapat mengatasi hal seperti itu, sama halnya dengan rumah tangga. Kita harus menikmati manis dan pahitnya di bisnis ini” ujar Rina yang selalu memutar profit yang didapatnya untuk kemajuan perusahaan.

~ oleh adlanpribadi pada Mei 11, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: